Makalah Teroris di Indonesia

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dengan adanya berbagai polemik yang terjadi di Negara ini,maka Pemerintahan Republik Indonesia dirasa semakin peka dengan apa yang dinamakan teroris terlebih dengan adanya berbagai bentuk kejadian yang menimpa banyak korban yang diakibatkan oleh serangan-serangan atau bentuk kejadian berupa terror bom dari mulai Bom Bali 1 sampai yang terakhir di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta. Ledakan terjadi hampir bersamaan, sekitar pukul 07.50 WIB pada tanggal 17 Juli 2009.
Berbagai usaha yang dilakukan bahkan setelah terjadi Bom Bali 1 pemerintahan RI membentuk suatu ketentuan undang-undang yang dinamakan “Undang-undang Republik Indonesia Nomor.15 Tahun 2003 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti undang-undang nomor.1 Tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi undang-undang”.
Terlebih Pemerintahan RI membentuk suatu kesatuan khusus yang dinamakan Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.
Hingga pada puncaknya pasukan khusus ini dapat menghentikan sepak terjang salah satu gembong teroris yang paling diburu yakni Gembong teroris Noordin M Top yang tewas dalam penggerebekan Densus 88 di Solo, Jawa Tengah, 17 September lalu, ternyata semua itu bukan akhir dari pada sepak terjang para teroris yang ada di Indonesia namun akan tetapi telah mengembangkan jaringan sel-sel baru terorisme.
1.2 Rumusan Masalah

Dengan adanya beberapa kejadian yang kami himpun atau kami (penulis) terima menegnai teroris yang ada di Indonesia pada Khususnya, sehingga didapat beberapa maslah pertanyaan yang timbul di benak kami dintaranya:

1) Apa yang menjadi motif yang melatarbelakangi keberadaan teroris tersebut ?
2) Sudah sejauh mana sepakterjang yang telah dilakukan kelompok teroris tersebut ?
3) Adanya Desemen Khusus atau Densus 88 ini dalam hal kinerjanya sudah memuaskan,bahkan setelah adanya RUU yang menjadi UU No.15 Tahun 2003 mengenai tindak pidana terorisme sudah berjalan secara optimal dan telah menimbulkan efek jera?

1.3 Tujuan

Adapun beberapa tujuan yang ingin kami (penulis) capai dengan adanya tugas makalah ini mengenai beberapa pemahaman mengenai segala bentuk seluk beluk mengenai teroris yang ada di Indonesia diantaranya :

a. Mengatahui fungsi Kepolisian sebagai suatu bentuk kesatuan pengamana RI ?
b. Mengetahui apa yang menjadi modal utama untuk menjadi anggota Densus 88,
c. Menyadarkan kepada kita semua bahwa yang namanya teroris itu semuanya tidak akan menguntungkan maka dengan semangat kebersamaan antara kita mari kita wujudkan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang terbebas dari yang namanya terorisme ?




BAB II
PEMBAHASAN
________________________________________
2.1 Apa Yang Membuat Teroris Di Sangkutpautkan Dengan Islam

Islam dan teroris merupakan dua kata yang berlawanan dan tidak bisa disamakan. Islam merupakan agama monoteis ketiga dan yang terakhir menuntut kepatuhan total kepada Tuhan. Islam adalah sebuah kata dari bahasa Arab yang terdiri atas tiga konsonan, S-L-M, yang berarti kedamaian (salam), kebaikan, dan keselamatan. Dengan kata lain, Islam memberi seseorang kedamaian jiwa dan kebaikan hidup serta keselamatan dari balasan Tuhan dalam kehidupan sesudah mati.Sedangkan terorisme, meski memiliki banyak definisi, merupakan tindakan kekerasan terencana dan bermotivasi politik yang dilakukan terhadap orang-orang tak bersenjata atau penduduk sipil.

Dua istilah ini (Islam dan terorisme) sangat jauh berbeda karena Islam sangat menghargai nyawa manusia. Islam juga menganggap kehidupan sebagai semangat Tuhan yang dianugerahkan kepada manusia. Dalam Alquran disebutkan bahwa siapa saja yang menghilangkan nyawa seseorang, maka Allah menganggap dia telah menghilangkan nyawa seluruh umat manusia (Surat 5 ayat 32). Tetapi, kita terhenyak ketika terjadi tragedi 11 September di AS. Mengapa aksi teroris seperti itu terjadi dan dilakukan orang-orang yang mengaku dirinya sebagai muslim sejati dan memiliki semangat besar untuk menyebarkan ajaran Islam.

Dengan kata lain Islam tidak mengenal kata teroris,semua itu hanya sebuah rekayasa yang bertujuan untuk mempecah belah agama Allah yakni agama Islam yang cinta akan kedamaian, tidak mengenal kekerasan atau tindakan biadab seperti yang mereka lakukan.


2.2 Sepak Terjang Terorisme di Indonesia

Terorisme di Indonesia merupakan terorisme di Indonesia yang dilakukan oleh grup teror Jemaah Islamiyah yang berhubungan dengan al-Qaeda. Sejak tahun 2002, beberapa "target negara Barat" telah diserang. Korban yang jatuh adalah turis Barat dan juga penduduk Indonesia. Terorisme di Indonesia dimulai tahun 2000 dengan terjadinya Bom Bursa Efek Jakarta, diikuti dengan empat serangan besar lainnya, dan yang paling mematikan adalah Bom Bali 2002.
Daftar terorisme di Indonesia :
 Bom Kedubes Filipina 2000
 Bom Bursa Efek Jakarta
 Bom malam Natal 2000
 Bom Plaza Atrium 2001
 Bom Gereja Santa Anna dan HKBP 2001
 Bom Tahun Baru 2002
 Bom Bali 2002
 Bom McDonald's Makassar 2002
 Bom Kompleks Mabes Polri 2003
 Bom Bandara Soekarno-Hatta 2003
 Bom JW Marriott 2003
 Bom Palopo 2004
 Bom Kedubes Australia 2004
 Bom Bali 2005
 Bom Tentena 2005
 Bom Pasar Palu 2005
 Bom Jakarta 2009

Semua ini merupakan target yang telah disusun dengan rapih yang tidak hanya menelan banyak korban materi bahkan tidak sedikit nyawapun hilang dengan gampangnya mengatas namakan dengan istilah Jihad di jalan Allah apakah ini yang dinamakan jihad? Dengan serta merta menindas orang-orang yang tidak bersalah bahkan anak kecilpun jadi korban kebiadaban yang dilakukan oleh yang dinamakan teroris ini.

2.2.1 Adapun daftar gereja yang menjadi sasaran para teroris ini:
1) Batam
a) Gereja Katolik Beato Damian, Bengkong
b) Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Sungai Panas
c) Gereja Bethany Lantai II Gedung My Mart Batam Center
d) Gereja Pantekosta di Indonesia Pelita, Jalan Teuku Umar
2) Pekanbaru
a) Gereja HKBP Pekanbaru di Jalan Hang Tuah
b) Gereja di Jalan Sidomulyo
3) Jakarta
a) Gereja Katedral
b) Sekolah Kanisius Menteng Raya
c) Gereja Matraman
d) Gereja Koinonia Jatinegara
e) Gereja Oikumene Halim
4) Sukabumi
a) Gereja Pantekosta Sidang Kristus di Jalan Masjid 20 Alun Alun Utara
b) Gereja di Jalan Otto Iskandardinata

5) Pangandaran
a) Gereja di Jalan Otto Iskandardinata, Sukabumi, Pangandaran, Ciamis
6) Bandung
a) Pertokoan Cicadas
b) Jalan Terusan Jakarta 43
7) Kudus
a) Gereja Santo Yohanes Evangelista di Jalan Sunan Muria 6
8) Mojokerto
a) Gereja Allah Baik di Jalan Tjokroaminoto
b) Gereja Santo Yosef di Jalan Pemuda
c) Gereja Bethany
d) Gereja Ebenezer di Jalan Kartini
9) Mataram
a) Gereja Protestan Indonesia Barat Imanuel di Jalan Bung Karno
b) Gereja Betlehem Pantekosta Pusat Surabaya (GBPPS)
c) Pekuburan Kristen Kapitan Ampenan
@ Data dari Mabes Polri mencatat pada malam Natal Tahun 2000 tersebut terjadi 23 ledakan.
2.2.2 Pengeboman yang terjadi Tahun 2009
• Bom Jakarta, 17 Juli 2009. Dua ledakan dahsyat terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta. Ledakan terjadi hampir bersamaan, sekitar pukul 07.50 WIB
• Hingga pada akhirnya terjadi Penggerebekan di Temanggung

2.3 Kinerja Pemerintah Dalam Membasmi Teroris
________________________________________
2.3.1 Pengerebegan di Tumanggung Jawa Barat
TEMANGGUNG Sekitar pukul 09.50, Sabtu (8/8) tadi, polisi akhirnya memasuki rumah Muzahri yang sebelumnya beberapa kali diledakkan dan ditembaki aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.
Polisi pun mendapati hanya ada satu orang di dalam rumah itu yang ditemukan tewas di kamar mandi. Dengan demikian, penggerebekan terhadap rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian teroris paling diburu, Noordin M Top itu berakhir sudah. Kini polisi sudah terlihat lebih santai. Garis polisi sudah dipasang di rumah itu, sementara warga dan wartawan juga lebih leluasa mendekat, meski tetap tidak bisa memasuki rumah tersebut. Meski demikian, sampai saat ini belum diperoleh keterangan pasti, apakah korban tewas itu adalah Noordin M Top atau bukan. Tentang identitas dan ciri-ciri korban sampai saat ini juga belum diperoleh.
Memang, sejak kemarin beredar rumor bahwa orang yang bersembunyi di rumah itu adalah Noordin M Top, gembong teroris asal Malaysia yang disebut-sebut mendalangi hampir seluruh peledakan bom di Indonesia.
Saat ini, mayat korban tewas itu sudah dikeluarkan dari rumah Muzahri dan ditempatkan di sebuah rumah warga yang sebelumnya telah dikosongkan. Rumah itu sendiri dijaga ketat polisi.
Wartawan juga belum bisa mendekati rumah itu untuk melihat kondisi korban. Juga belum ada keterang.


2.3.2 Pengerebegan Tangerang
Kamis, 27 Agustus 2009 | 8:49 WIB
TANGERANG-SURYA - Noordin M Top ternyata tidak hanya diburu Densus 88 Antiteror, tetapi juga oleh wartawan Arrahmah.com, Muhammad Jibril, yang juga sebagai pemilik situs berita itu.
Namun tentu saja Jibril tidak hendak menangkap Noordin yang dianggap aparat sebagai dalang serangkaian pengeboman di Indonesia, tetapi untuk mendapatkan wawancara ekslusif.
“Jibril ingin sekali bertemu dan mewancarai khusus Noordin M Top serta menulis jejak Noordin M Top untuk bisa ditampilkan di situs Arrahmah.com,” ujar M Fakry, pemimpin redaksi Arrahmah.com di Tangerang, Rabu (26/8).
Namun, kata Fakry, keinginan Muhammad Jibril untuk mewancarai Noordin M Top tak kesampaian karena ia tidak mampu melacak jejaknya. Akhirnya Jibril memutuskan mewawancarai pemimpin Taliban di Pakistan. “Jibril mewancarai pemimpin Mujahidin Taliban Pakistan melalui sambungan telepon dua minggu lalu untuk ditampilkan di situs Arrahmah.com,” kata Fachry.
Dia mengaku, tidak ada maksud dari wawancara khusus yang ingin dilakukan Muhammad Jibril untuk mendekatkan diri dengan buronan yang kepalanya dihargai Rp 1 miliar itu. “Antara Jibril dan Noordin M Top tidak ada hubungan sama sekali dengan ledakan bom Mega Kuningan, 17 Juli 2009 lalu, mungkin saja itu kabar yang sengaja dibuat-buat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, situs Arrahmah.com merupakan situs berita tentang dunia Islam dan jihad, namun selama lima tahun berdiri situs Arrahmah.com banyak mendapatkan pandangan miring dan kritikan. Sebagai buntut penangkapan Jibril itu, kantor Arrahmah.com di Bintaro Sektor V disegel polisi.
2.4 Sel-sel jaringan Noordin M Top
________________________________________
2.4.1 Jaringan Kuningan
Contoh lain dari hubungan keluarga berasal dari Kuningan, Jawa Barat, tidak jauh dari pantai lebih terkenal kota Cirebon. Empat dari tersangka utama dalam pemboman hotel adalah bagian dari satu keluarga yang berbasis di desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kuningan, dipimpin oleh Ahmad Jaelani, seorang Muslim moderat yang dirinya tidak terlibat dalam kejahatan. Ibrohim, tukang bunga yang menyelundupkan bom ke hotel dan meninggal dalam pengepungan di Temanggung, menikah dengan putri Ahmad, Sucihani. Ibrahim Amir alias Abdillah, orang yang ditangkap di Jakarta di 5 Agustus yang informasi dari Ibrahim mengarah pada penemuan plot terhadap Presiden Yudhoyono.
SYAIFUDIN putra Ahmad Jaelani, masih buron, adalah guru agama yang merekrut pelaku bom bunuh diri untuk dua hotel dan beberapa pemuda lainnya juga dan hampir pasti memiliki kontak langsung dengan al-Qaeda. Adiknya, Mohamed Syahrir, adalah teknisi Garuda yang mungkin juga bekerja sebentar untuk sebuah maskapai penerbangan Timur Tengah. Syahrir adalah satu-satunya anggota dari keluarga yang dikenal dengan polisi sebelum pemboman bulan Juli.
2.4.2 Keterlibatan Urwah
Bagus Budi Pranoto alias Urwah adalah anggota khas lingkaran dalam Noordin. Urwah Lahir di Kudus pada tanggal 2 November 1978, Urwah menetap dan bergabung di asrama Sekolah-JI yaitu pesantren Al-Muttaqien di Jepara, Jawa Tengah 1990-1996, menarik dia ke dalam jantung organisasi JI di Jawa Tengah. Dia melanjutkan untuk mengajar, mungkin sebagai bagian dari program pengajaran praktek, di Purwokerto Jawa Tengah. Di sana, pada tahun 1999, ia adalah bagian dari divisi JI yang sama seperti Baharudin Latif, yang kemudian menjadi ayah Noordin mertua.
2.4.3 Jaringan Cilacap
Link Cilacap adalah sebuah contoh bagaimana satu anggota keluarga yang terajak Noordin, dapat mengajak orang lain dan membangun basis lokal. Ini menjadi jelas setelah serangkaian penggerebekan polisi di Cilacap pada bulan Juni dan Juli 2009 yang Noordin Top telah tinggal di sana paling tidak sejak 2006 – dan ini mungkin setelah Urwah yang memimpin di sana.
Empat rekan Noordin yang utama di Cilacap adalah: Saefuddin Zuhri alias Abu Sabit Lubaba, salah satu “alumni Afghanistan” dan anggota JI lama, ditangkap pada 21 Juni 2009; paman Saefudin Zuhri yaitu Baharudin alias Latif Baridin, 58, yang bersama Sabit mendirikan Pesantren Al-Muaddib dan sekarang pada daftar paling dicari polisi; Arina, 24, anak Baridin yang menikah dengan seorang pria bernama Ade Abdul Halim, sekarang diyakini Noordin, pada tahun 2006 dan memiliki dua anak berusia dua setengah tahun dan satu tahun ; dan Agus Mujiono, 32, seorang guru di pesantren al-Muaddib dan tukang reparasi elektronik yang diyakini telah mengkuburkan bahan peledak di halaman belakang rumah Baridin yang ditemukan polisi pada tanggal 23 Juni 2009. Dia sekarang pada daftar yang dicari polisi.
2.4.4 Jaringan Tumanggung
Jaringan Temanggung yang menggambarkan bagaimana aktivitas JI menyiapkan dasar bagi Noordin bergerak masuk tokoh kunci untuk jaringan Noordin di kabupaten ini adalah pejuang JI bernama Saiful Anam alias Mujadid alias Brekele. Tidak jelas apakah Noordin dengan Brekele pernah bertemu tatap muka, tapi orang-orang di sekelilingnya pada tahun 2006-2007 termasuk beberapa yang membantu Noordin dalam pelarian. Sekarang di penjara, Brekele adalah satu-orang pusat
komunikasi sebelum penahanannya, dalam komunikasi langsung dengan sayap militer JI; dengan laki-laki yang berperang di Poso; dengan alumni dari beberapa militan khususnya-sekolah JI, dan dengan keluarga yang rumahnya di Temanggung menjadi fokus dari pengepungan pada 8 Agustus 2009. Bahkan, rumah Brekele yang sama yang digunakan sebagai tempat bersembunyi untuk lebih dari satu tahun sebelum ia ditangkap pada Maret 2007, dan menyatakan kejutan kepada media bahwa setiap orang akan kembali ke rumah karena hal itu begitu terkenal ke polisi .
2.4.5 Jaringan Bogor
Kelompok Bogor mungkin terbukti menjadi salah satu yang paling menarik dalam penyelidikan ini. SYAIFUDIN Jaelani, pernah terlatih di Yaman berasal dari Kuningan, diketahui telah merekrut dua pembom bunuh diri sejak tinggal di sana. Dia telah menjalankan klinik medis Islam sejak tahun 2007. Ia juga terikat pemuda di luar gaya treks kelangsungan hidup di perbukitan di luar Bogor, termasuk Dani Dwi Permana, pembom berusia delapan belas tahun .

2.4.6 Jaringan Sekolah JI
Jaringan JI sekitar 50 sekolah terus menjadi important sebagai sumber rekrutmen dan pendukung, melalui kurikulum dan melalui kegiatan ekstrakurikuler serta ikatan-ikatan alumni. Sekolah-sekolah ini juga adalah tempat di mana ekstremis yang mengunjungi dapat memiliki efek radicalising dengan konsekuensi yang tak terduga, dan di mana hubungan dengan Noordin, bahkan pada satu langkah dihapus, bisa menjadi sensasi seumur hidup bagi siswa yang mudah dipengaruhi.

Diantaranya :
a. Pesantren Al-Muttaqien,
b. Al-Muttaqien, Beber, Cirebon
c. Pesantren Darusy-Syahada, Simo, Boyolali
d. Mahad Aly (Universitas an-Nur), Solo
e. Pesantren Darul Fitrah, Sukoharjo, Solo
f. Pesantren Darul Manar, Kepung, Kediri
2.4.6 Jaringan Lewayan
Contoh lain dari basis dukungan Noordin berasal dari daerah Solo, tempat bagi lebih dari selusin kelompok-kelompok radikal. Salah seorang pria tewas dalam serangan Bekasi pada tanggal 8 Agustus 2009, Air (kadang-kadang ditulis aher) Setyawan adalah seorang anggota “kelompok Laweyan”, yang diberi nama setelah dekat subdistrict Solo dan dikenal sebagai orang yang lebih dekat dengan organisasi Kompak dan Laskar Jundullah berbasis di Solo daripada kelompok JI. Pemimpinnya adalah Tri Joko Priyanto alias Joko Gondrong, dirilis lagi tahanan, yang dikatakan dekat dengan Urwah, Ubeid dan saudara Ubeid , Umar Burhanuddin.








2.5 Kendala yang Dihadapi Pemerintah Dalam Membasmi Teroris
________________________________________
Gencarnya pemberitaan media tentang ledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott dinilai telah menganggu aparat keamanan dalam upaya mereka mengejar para tersangka teroris yang melakukannya.
Lebih ironis lagi, pemberitaan media yang kurang bijak malah bisa menguntungkan para tersangka teroris, karena sebagian keinginannya tercapai lewat perantaraan media, yakni tersebarnya rasa takut di masyarakat.
Seorang pengamat media menyebut, mungkin saja dedengkot teroris yang kini dicari-cari, Noordin M Top, merasa gembira atau tertawa menonton pemberitaan bom di media massa di Indonesia, terutama televisi. Sebab, bukan tidak mungkin justru tayangan media malah mengungkap sesuatu yang merupakan informasi berharga bagi para teroris untuk menghindar dari kejaran aparat keamanan.
Karena itu, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Irjen Pol Nanan Soekarna mengatakan secara tak disadari media kini telah menjadi alat bagi teroris.“Pemberitaan tentang ledakan bom itu ditayangkan 24 jam, dari pagi sampai pagi lagi. Teroris itu (memang) berharap media mempublikasikan apa yang ia kerjakan sehingga menakuti. Dengan tidak langsung kita (media) terpakai. Itulah maunya teroris, menakut-nakuti masyarakat,” terang Nanan dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (24/7) kemarin.
Sementara pasal 31, menyatakan lembaga penyiaran tidak boleh memberikan gambaran secara eksplisit dan rinci tentang cara membuat dan mengaktifkan bahan peledak.

2.6 Detik-Detik Setelah Noordin M Top Tewas
________________________________________Forensik Temukan Kelainan di Tubuh Jenazah Noordin
Kamis, 1 Oktober 2009 | 8:33 WIB
JAKARTA - SURYA- Seusai memeriksa kondisi jenazah Noodin M Top, Rabu (30/9), ahli forensik Universitas Indonesia dr Mun’im Idris menyatakan mendapati ada kelainan di tubuh gembong teroris asal Malaysia yang paling dicari polisi itu. Akan tetapi, Mun’im tak mau menyebutkan apa kelainan itu.
“Saya konfirmasi soal kelainan yang ditemukan dalam tubuh Noordin. Namun, ini wilayahnya Polri, bukan wilayahnya UI. Jadi saya tidak bisa ngomong,” kata Mun’im yang sangat akrab dengan wartawan itu.
Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri sudah memastikan bahwa salah satu orang yang tewas dalam penggerebekan di Jebres, Surakarta, tanggal 17 September silam adalah Noordin M Top. Hasil itu dikuatkan oleh kesamaan DNA dan sidik jari.
Mun’im memastikan, hasil pemeriksaan terkait kelainan itu bisa diketahui dua sampai tiga hari mendatang. “Soal kelainan itu urusan teknis. Hasilnya nanti dua-tiga hari lagi,” tambahnya.






2.7 Pembentukan Detasemen Khusus 88
________________________________________
Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.
Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu.
Detasemen Khusus 88 Detasemen 88 Polri.
Dibentuk 26 Agustus 2004 - kini Negara Indonesia Cabang Kepolisian Negara Republik Indonesia Tipe Pasukan Operasi Khusus Spesialis Anti-teror domestik dan penegakan hukum di Indonesia Kekuatan diperkirakan 400 personil Mabes Megamendung, Jakarta Warna Merah Operasi Silakan lihat Operasi yang diketahui Komando Kolonel Resimen Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian

2.7.1 Pembentukan

Detasemen 88 - Latihan Penyergapan
Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.
Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ekt. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula representasi dari borgol.
Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota Jakarta.
2.7.2 Persenjataan
Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika Serikat, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.






BAB III
PENUTUP
________________________________________
3.1 Kesimpulan

Dari hasil pengkajian makalah di atas mengenai hal-hal yang menyangkut masalah terorisme yang ada di Indonesia ini,memang erat kaitanya dengan apa yang telah kita pelajari dalam mata kuliah Atropologi yang tidak luput dari adanya beberapa fase perkembangan Ilmu Antropologi manusia pada umumnya seperti :

1. Fase sebelum Tahun 1800 (fase penemuan)
2. Fase pertengahan abad ke-19 (fase dimana manusia sudah menemukan konsep cara berfikir evolusi masyarakat)
3. Fase permulaan abad ke -20 perkembangan fase ini merupakan fase dimana eksistensi koloniallisme dan imperialisme Negara-negara eropa dan Amerika.
4. Fase sesudah Tahun 1930 fase ilmiah antropologi atau sebagai era pembaruan dan penemuan ilmu antropologi yang sesungguhnya.

Dengan adanya beberapa fase inilah yang menyebabkan manusia itu selalu berfikir dan berbuat dengan segala bentuk kemampuan yang dimilikinya,hingga pada akhirnya pemikiran-pemikiran inilah yang menjadikan manusia itu lupa akan batasan-batasan yang seyogyanya tidak dilakukan oleh manusia yang memiliki hati dan nurani seperti yang dilakukan oleh para Teroris yang seenaknya melakukan berbagai terror pengeboman di seluruh pelosok wilayah Indonesia yang menjadi sasaran empuk untuk dijadikan lahan kebiadaban mereka.

Inilah yang menjadikan pemerintahan Republik Indonesia membentuk suatu ketetapan hukum sebagai suatu bentuk pembatasan dari adanya sebuah tindakan separatis, anarkis, dan tanpa prikemanusian yang bukan menjadi ciri Bangsa Indonesia yang memiliki adat ketimuran dengan membikin suatu peraturan perundang-undangan yang dijadikan sebuah “Undang-undang Republik Indonesia Nomor.15 Tahun 2003 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti undang-undang nomor.1 Tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi undang-undang” dan membentuk Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 yang merupakan sebuah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia.

Di mana dengan adanya hal-hal yang termaktub dalam ketentuan undang-undang tadi maka diharapkan walau tidak akan semuanya sirna begitu saja (teroris) tesebut,setidaknya akan membatasi ruang gerak dari keberadaan mereka. Dengan kata lain Terorisme yang ada di Indonesia pada umumnya yang ada di seluruh penjuru Dunia semuanya mesti kita lawan dikarnakan namanya terorisme semuanya merugikan dan tidak bisa dikatakan sebagai suatu bentuk Jihad yang sering dijadikan alasan oleh mereka.












3.2 Saran-saran

Demikianlah penulisan makalah mengenai masalah keberadaan teroris yang ada di Indonesia sebagai bentuk perkembangan Ilmu Atropologi yang kebablasan terlampau jauh dari tujuan antropologi yang sesungguhnya.

Maka dari itu kita sebagai generasi penerus Bangsa yang benar-benar telah memiliki bekal ilmu yang sesungguhnya jangan mudah tergoda dengan apa-apa yang di atas namakan Jihad karena Jihad yang sesungguhnya ialah jihad dengan tidak serta merta melawan dan menindas kaum yang tidak bersalah dan dalam kontek wilayah yang bukan target perlawana jihad tersebut,hingga marilah kita sama-sama rapatkan barisan dengan instansi pemerintahan agar kiranya berhati-hati dari sepak terjang teroris yang ada di Indonesia yang kapan saja di mana saja bisa saja terjadi,demi melawan tindak kekejaman, dengan terbunuhnya gembong teroris yang bernama Noordin Muhammad Top ini bukan berarti teroris di muka Bumi Indonesia akan lenyap begitu saja, malainkan kita jadikan sebuah acuan bahwa teroris bisa kita lawan apabila kita bersatu.

Demikianlah pembahasan mengenai keberadaan teroris yang ada di Indonesia apabila masih terdapat kesalahan atau kekurangan dalam pembahasan makalah ini,dikarenakan akan keterbatasan ilmu pengetahuan dan kemampuan, kami terutamanya penulis ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya dan juga penulis harapkan kritik dan saran yang sekiranya dapat membangun dalam perbaikan pembuatan makalah ini.
Akhir kata penulis ucapkan,

Waallaikum sallam wr,wb
DAFTAR PUSTAKA
________________________________________

_______________ Sumber Berita: Wikipedia
_____________________________UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2003 TENTANG PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2002 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA TERORISME, MENJADI UNDANG-UNDANG
____________ Sumber Berita: http://www.hukumonline .com

1 Response to "Makalah Teroris di Indonesia"

  1. Lydia Forrester says:
    17 Mei 2018 18.29

    JUDI ONLINE ADUQ TERBESAR DAN TERKENAL DI INDONESIA

    Situs Judi Online Terbesar dan Terkenal di Indonesia ^^
    Keamanan akun yang terjamin , dan CS yang memiliki kualitas tinggi dan respon cepat siap melayani anda ^^
    Game yang dimiliki sebanyak 8 Jenis game yang berbeda dan sangat di minati oleh banyak orang :

    Proses deposit & Penarikan dana tercepat, kemenangan di bayar 100% ^^
    Wesbite SahabatQQ memiliki keunggulan yang paling terbaik :

    * Deposit dan withdraw ( Tidak terbatas ) 24 jam Non Stop
    * Deposit Minimal = 20.000,- ( Maximal = Tidak di batasi )
    * Withdraw Minimal = 20.000,- ( Maximal = Tidak di batasi )
    * Proses Deposit / Withdraw TERCEPAT
    * Sistem Keamanan akun yang terjamin
    * Permainan AduQ Online yang terpercaya
    * Pelayanan Live chat 24 JAM ( Responsive )
    * Support 8 Bank Lokal :

    Promo situs yang berlaku :

    * Bonus ROLLINGAN 0.3 % Dibagikan 5 hari 1 kali
    * Bonus REFFERAL 15 % Seumur hidup tanpa syarat

    Link alternatif =

    * sahabat9988,net
    * taruhanqq,net
    * hobiceme,com
    * sukacapsa,com
    * kartuqiuqiu,com

    ---------------------***---------------------

    Contact Us

    "* WA : +855-81734021"
    "* Pin BB : 2AE48042"
    "* Pin BB : 2BD6A2E3"
    "* LINE : SAHABATQQ"
    "* WECHAT : SAHABATQQ"
    "* Fanspage FB : Sahabat QQ"
    "* TWITTER : @SahabatQQ"
    "* YM : cs2_sahabatqq@yahoo.com

Posting Komentar